Metode Pengembangan Kemampuan Berbahasa Tulis Reseptif
Media kartu kata / Flashcard diperkenalkan 0leh Glenn Doman seorang
dokter ahli bedah otak dari Philadelphia, media kartu kata yaitu berisi kata-kata
atau gambar-gambar dikelompokkan sesuai tema.
Menurut kamus besar indonesia, kartu adalah kertas tebal, berbentuk
persegi panjang, sedangkan kata adalah unsur bahasa yang diucapkan atau
dituliskan yang merupakan perwujudan kesatuan perasaan dan pikiran yang dapat
digunakan dalam berbahasa.
Gambar merupakan media yang paling umum dipakai. Gambar merupakan
coretan yang sengaja diwujudkan secara visual berbentuk dua dimensi sebagai
curahan pikiran atau perasaan seseorang. Gambar merupakan bahasa yang umum,
yang dapat dimengerti dan dinikmati dimana-mana.
Jadi kartu kata bergambar adalah kartu yang berisi kata-kata dan terdapat
gambar. Kartu kata bergambar ini akan menjadi media saat pembelajaran, siswa
akan menemui macam-macam kartu yang berbeda tulisan serta gambarnya.
Penggunaan gambar dapat divariasikan dengan kartu kalimat dan kartu huruf.
Media big book adalah buku bacaan yang memiliki ukuran
besar baik berupa gambar, tulis, dan juga ukurannya. Farian ukuran
media big book bisa berukuran A3, A4, A5, atau seukukran koran
tinggal mau seberapa keluasan ruangan yang menjadi sarana
penyampaian pesan menggunakan media big book agar seluruh
siswa dapat membacanya dengan jelas.
Manfaat Media Big Book
Media big book memberikan banyak manfaat yaitu:
a. Anak termotivasi untuk belajar membaca lebih cepat,
b. Menumbuhkan rasa percaya pada diri anak karena anak telah
merasa sukses menjadi pembaca pemula,
c. Anak dapat belajar dengan cara yang menyenangkan,
d. Medorong anak untuk lebih menyukai cerita dengan tema dan
cerita yang berbeda,
e. Secara perlahan menumbuhkan kebiasaan anak untuk dapat
membaca cerita sendiri.
Media Big Book Yang Dapat Digunakan Untuk Meningkatkan
Literasi Dini
Media big book mempunyai kelayakan untuk meningkatkan
membaca permulaan karena media yang memiliki ciri-ciri sebgaia
berikut7
:
a. Berukuran A3 (440 mm X 297 mm),
b. Terdiri dari 11 halaman,
c. Memuat serita sederhana bertemakan alam semesta,
d. Memiliki ilustrasi sesuai dengan cerita,
e. Teks pada media big book mudah terbaca dengan menggunakan
font georgia belle berukuran 72 point
f. Dilengkapi dengan kartu huruf dan gambar pada bagian akhir.
Media big book biasanya dicetak dengan ukuran besar.
Ukuran besar yang di maksud adalah ukuran A3 yang disajikan
supaya lebih terlihat jelas. Mempunyai kata-kata yang sesuai
dengan nama gambar dengan ukuran yang besar pula. Gambar yang ada di media big book adalah gambar mengenai nama-nama buah
yang kata-katanya terdiri dari suku kata.
Ada beberapa alat dan bahan yang digunakan dalam
pembuatan media big book yaitu: kertas hvs bekas dengan ukuran
A4, crayon, plasik, sepiral dari binder bekas, pensil, penghapus,
spidol, setrika, pembolong kertas, lem kertas. Adapun cara
pembuatannya media anak terdiri dari bebrapa tahap pembuatan:
a. Gabungkan kertas dengan menggunakan lem menjadi seukuran
kertas A3 dan didoble, jadi satu gambar membutuhkan 4
lembar kertas bekas,
b. Setelah menggunakan konsep dari pada isi big boog ini buatlah
gambar sesuai cerita dengan menggunakan pensil dan
ditbalkan menggunakan spidol hitam, dan setelah semua gambar selesai barlah diwarnai dengan warna yang menarik
yang tujuanya menarik minat membaca anak usia dini,
c. Mulai tempelkan semua cerita dengan naskah cerita yang
dibuat secara sederhana,
d. Ambilah plastik untuk melapisi gambar agar awet kemudian
disetrika dengan dilapisi kain untuk melaminating big book,
e. Bagian akhir dari pembuatan media big book ini adalah
gabungan dari semua gambar dengan urut dan menggunakan
sepiral dari binder bekas. Jadilah media big book.
Kartu huruf merupakan abjad-abjad yang
dituliskan pada potongan-potongan suatu media, baik
karton, kertas maupun papan tulis (tripleks). Potonganpotongan huruf tersebut dapat dipindah-pindahkan sesuai
keinginan pembuat suku kata, katamaupun kalimat.
Penggunaan kartu huruf ini sangat menarik perhatian anak
dan sangat mudah digunakan dalam pengajaran membaca
permulaan. Selain itu kartu huruf juga melatih kreatif anak
dalam menyusun kata-kata sesuai dengan keinginannya.
Cara menggunakan kartu huruf dalam pengajaran
membaca permulaan adalah kartu-kartu huruf yang telah
dibuat dengan cara sebagai berikut.
1. Biarkan anak mengenalkan dirinya sendiri dengan
huruf-huruf dengan cara menemukan huruf-huruf
sebagaimana yang diterima.
2. Pilihlah kata yang terdiri dari tiga huruf, ucapkan
kata-kata itu kepada anak-anak dan biarkan dia
mencari haruf-huruf yang ia dengar.
3. Teruskan membuat kata-kata dengan cara ini hingga
anak mampu bekerja sendiri, dengan kata-kata
pilihannya sendiri.
4. Kata-kata itu bisa dibaca dan ditulis setelah mereka
susun.
Komentar
Posting Komentar