Teori Kognitif Piaget
Abstrak
Artikel
ini bertujuan untuk mengetahui tentang teori kognitif Piaget.
Di
dalam artikel ini akan membahas mengenai asumsi dasar teori
Piaget,
Skema, Konsep, Asimilasi, Akomodasi
dan Ekuilibrasi,
Tahapan Perkembangan Kognitif Piaget, dan Pandangan
Terbaru
tentang Teori Piaget.
Kata Kunci : Piaget, asimilasi, akomodasi, ekuilibrasi
Bab 1 (Pendahuluan)
Jean Piaget (1975) adalah seorang psikolog dan penganut
aliran kognitif yang kuat.
Beliau lahir Swiss pada tanggal 9 Agustus 1896 dan
meninggal pada tanggal
16 September 1980. Piaget mengemukakan teori kognitif
yang disebut dengan teori
kognitif Piaget dan di dalamnya terdapat konsep
asimilasi, akomodasi, dan ekuilibrasi.
Apa yang dimaksud dengan teori kognitif Piaget? Apa
yang dimaksud dengan asimilasi,
akomodasi, dan ekuilibrasi? Apa saja tahapan
perkembangan kognitif Piaget?
Bab 2 (Pembahasan)
Menurut Piaget, perkembangan kognitif merupakan suatu
proses genetik, yaitu suatu
proses yang didasarkan atas mekanisme biologis
perkembangan sistem saraf. Ia
menyimpulkan bahwa perkembangan kognitif tidak dilihat
secara kuantitatif melainkan
secara kualitatif. Tahapan perkembangan kognitif
Piaget dibagi menjadi empat, yaitu.
1.
Tahap Sensori Motor ( 0 – 2 tahun)
Tahap
ini berlangsung sejak lahir hingga usia 2 tahun. Belajar diperoleh melalui
kegiatan
sensorik
dan motorik, seperti melihat, mengecap, meraba, dan memegang.
2.
Tahap Pra-Operasional (2 –7 tahun)
Tahap
ini berlangsung pada usia 2 – 7 tahun. Pada tahap ini intelektualitas peserta
didik
dibatasi
oleh egosentrisnya, bahwa ia tidak menyadari jika orang lain mungkin memiliki
pandangan
yang berbeda tentang suatu objek.
3.
Tahap Operasional Konkrit (7 – 11 tahun)
Tahap
ini berlangsung pada usia 7 – 11 tahun. Pada tahap ini peserta didik sudah
mampu
berpikir
logis dan tidak hanya mengandalkan panca inderanya untuk menerima informasi.
Peserta
didik sudah mampu menggunakan logika, melakukan klasifikasi, dan pengaturan
masalah.
4.
Tahap Operasional Formal (≥ 11 tahun)
Tahap
ini berlangsung pada usia 11 tahun dan seterusnya. Pada tahap ini peserta didik
sudah
mampu berpikir abstrak, berpikir mengenai ide, serta menyusun hipotesis
mengenai
hal-hal
yang bersifat abstrak.
Asimilasi
merupakan proses merespon lingkungan sesuai dengan struktur kognitif yang
dimiliki oleh seseorang,
sedangkan
akomodasi merupakan proses memodifikasi struktur kognitif sesuai dengan respon
yang diterima
dari
lingkungan. Akhir dari proses belajar itu sendiri, menurut teori kognitif yakni
terciptanya keseimbangan
(equilibration)
antara pengalaman yang diterima dengan perubahan atau adaptasi struktur
kognitif yang dimilikinya.
Bab 3
(Penutup)
Perkembangan kognitif menurut Piaget merupakan suatu
proses genetik (mekanisme biologis perkembangan sistem saraf).
Ada empat tahap perkembangan kognitif Piaget (Tahap
Sensori Motor, Tahap Pra-Operasional, Tahap Operasional, Tahap
Operasional Formal). Ketika kita belajar, ada 3 tahap
menurut teori kognitif yaitu asimilasi (proses merespon lingkungan),
akomodasi (proses memodifikasi/mengolah struktur
kognitif), dan ekuilibrasi (akhir atau hasil dari proses belajar).
Daftar Pustaka
https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/lisanuna/article/download/6735/4048
Komentar
Posting Komentar