Sistem Saraf dan Stimulasi Otak Anak Usia Dini

 

Abstrak

Masa golden age terjadi pada usia 0-5 tahun. Pada saat itu anak sedang dalam masa terbaiknya. Sistem saraf dan otak pada masa ini mengalami perkembangan yang sangat pesat. Pertumbuhan pada anak juga dipenaruhi oleh beberapa faktor seperti genetik, psikologis, lingkungan, dsb. Oleh karena itu, para orang tua harus memerhatikan gizi pada anak agar perkembangan otaknya berkembang dengan baik dan optimal. Selain itu, proses kognisi juga tidak boleh dilewatkan oleh orang tua karena pada tahap ini perkembangan kognitif mulai berkembang.

Kata Kunci : saraf, otak, anatomi, kognisi

BAB 1 (Pendahuluan)

Sistem saraf dan otak menjadi bagian yang sangat penting penting bagi tumbuh kembang anak. Otak juga memiliki bagian-bagian yang memiliki fungsi yang berbeda. Maka dari itu stimulasi yang tepat juga proses kognisi sangat penting dilakukan. Semakin sering distimulasi, maka otak akan berkembang dengan baik. Gizi, psikologis, dan faktor lingkungan sosial juga sangat memengaruhi. Nah pertanyaannya adalah bagaimana cara menstimulasi otak anak? Gizi yang baik untuk anak serta lingkungan sosial seperti apa yang baik untuk anak usia dini? Akan dibahas di bab selanjutnya.

BAB 2 (Pembahasan)

Sebelum anak lahir, perkembangan otak dipengaruhi oleh faktor genetik. Lalu ketika sudah lahir, kegiatan otak dipengaruhi dan tergantung pada kegiatan sel saraf dan cabang-cabangnya dalam membentuk sambungan antarsel saraf. Lalu kualitas otak ditentukan dari banyaknya cabang dendrit (yang menerima sinyal), kualitas sinaps (sinaps adalah hubungan-hubungan antar neuron) semakin banyak sinaps, semakin kompleks kemampuan otak, serta kualitas mielinasi axon (Axon = perpanjangan dari neuron yang berfungsi untuk mengirimkan impuls dari badan sel ke sel saraf yang lain. Axon adalah jalur transmisi utama dari sistem saraf pada manusia. Mielinisasi = proses pembentukan selubung myelin (materi isolator yang membentuk lapisan pada axon). Lalu batang otak yang berkaitan dengan anak usia dini yaitu batang otak. Pada bagian batang otak anak yang sering ditakut-takuti, diancam, dibelenggu kemerdekaannya akan berpengaruh pada perkembangan batang otaknya. Dampaknya anak akan bersikap melawan (fight) atau mengurung diri (flight). Yang kedua yaitu limbik. Pada baian limbik anak yang sering dipicu sistem limbiknya dengan nyanyian, permainan, penghargaan, dan hal-hal lainnya yang bersifat menyenangkan/mengasyikkan akan membantu mengoptimalkan kegiatan belajarnya. Yang terakhir ada korteks. Pada bagian korteks sistem limbik yang mendapatkan perlakuan menyenangkan akan membuat selaput otak pada kortek dapat bekerja dengan baik (membantu mengembangkan kemampuan berpikir logis anak.

Otak manusia memiliki 2 belahan yaitu otak kanan dan otak kiri. Otak kanan berfungsi mengendalikan kreativitas, seni, musik, dsb. Sedangkan otak kiri berfungsi mengendalikan proses berpikir analitis dan logis.

Ciri-ciri anak yang didominasi oleh salah satu belahan otak menurut Joan Freeman dan Utami Munandar,
a. Otak Kanan senang belajar kelompok, tidak senang duduk dan kurang giat belajar, senang bergerak, memegang, menyentuh, dan mengerjakan sesuatu, prestasi di sekolah tidak cemerlang dan menyenangi cahaya yang temaram dan kehangatan.
b. Otak Kiri  senang belajar sendiri, mandiri, gigih, keras hati, duduk tenang ketika belajar, prestasi di sekolah baik dan senang pengajaran formal.

Proses stimulasi sangat penting dilakukan. Stimulasi dapat dilakukan seperti bermain, melatih pancaindera nya, pelukan, senyuman, dsb bisa merangsang perkembangan otak anak dengan baik. Selain itu senam otak, musik, dan motivasi berpengaruh dalam stimulasi otak anak. Gizi juga harus diperhatikan. Anak harus makan-makanan yang sehat agar pertumbuhannya optimal.

BAB 3 (Penutup)

Kesimpulannya adalah orang tua harus aktif melakukan stimulasi otak anak dengan senam otak, bermain, pelukan, melatih pancaindera nya, dsb. Selain itu gizi yang baik seperti makan-makanan yang sehat juga harus diperhatikan. Orang tua juga harus menyeimbangkan antara otak kanan dengan otak kiri.

Daftar Rujukan

http://ners.unair.ac.id/site/lihat/read/486/pentingnya-stimulasi-dini-bagi-tumbuh-kembang-otak-anak

http://temanggung.kemenag.go.id/berita/read/optimalisasi-fungsi-otak-untuk-meningkatkan-kemampuan-kognitif-afektif-dan-psikomotorik-untuk-anak-usia-dini

https://banpaudpnf.kemdikbud.go.id/upload/download-center/07.%20Konsep%20Dasar%20PAUD%202019_1557310808.pdf

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Persepsi, Sensasi, dan Atensi

Perkembangan Bahasa Pada Anak Usia Dini

Perencanaan dan Taksonomi